by Herawati, 2006
Abstract. Telah dilakukan penelitian komponen aktif antioksidan dan antimikroba dari buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff)Boerl.). Isolasi mahkota dewa dilakukan dengan cara ekstraksi bertingkat menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat, dan metanol. Pemisahan ekstrak menggunakan metode kromatografi kolom, dengan fase diam silika gel dan fase gerak campuran antara n-heksana dan etil asetat, kloroform dan metanol secara gradien. Analisis senyawa dalam fraksi A, B, dan C yang dihasilkan, dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis, IR, GC-MS, dan 1H NMR. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode radical scavenger (uji DPPH), sedangkan uji aktivitas antimikroba dilakukan dengan metode difusi cakram. Dari data hasil analisis menunjukkan bahwa dalam ekstrak metanol buah mahkota dewa komponen aktif antioksidan dengan IC50 sebesar 8,0 mg/L dan antimikroba diduga oleh adanya senyawa kelompok lignan.
Abstract. Telah dilakukan penelitian komponen aktif antioksidan dan antimikroba dari buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff)Boerl.). Isolasi mahkota dewa dilakukan dengan cara ekstraksi bertingkat menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat, dan metanol. Pemisahan ekstrak menggunakan metode kromatografi kolom, dengan fase diam silika gel dan fase gerak campuran antara n-heksana dan etil asetat, kloroform dan metanol secara gradien. Analisis senyawa dalam fraksi A, B, dan C yang dihasilkan, dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis, IR, GC-MS, dan 1H NMR. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode radical scavenger (uji DPPH), sedangkan uji aktivitas antimikroba dilakukan dengan metode difusi cakram. Dari data hasil analisis menunjukkan bahwa dalam ekstrak metanol buah mahkota dewa komponen aktif antioksidan dengan IC50 sebesar 8,0 mg/L dan antimikroba diduga oleh adanya senyawa kelompok lignan.
Kata kunci : Phaleria macrocarpa (Scheff)B, radical
scavenger , IC50
Tidak ada komentar:
Posting Komentar