Senin, 08 Oktober 2012

Renungan Malam Ini

At - Ta wa'jan (Keseimbangan)

Pandangan Islam terhadap pernyataan "hidup ini harus seimbang antara dunia dan akherat", padahal kita tahu bahwa kehidupan di dunia tidak ada apa-apanya dibandingkan kehidupan akherat yang kekal abadi. Jadi apa yang sebenarnya yang harus diseimbangkan??????
Marilah kita menelaah Qur'an surat Al-A'raf ayat 179 : "Dan sungguh, akam Kami isi neraka jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami ayat-ayat Allah SWT dan mereka memiliki mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah SWT, dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya untuk mendengarkan ayat-ayat Allah SWT. Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itu orang-orang yang lengah."
Maknanya dari ayat tersebut, kita wajib selalu berusaha melakukan keseimbangan implementasi antara Jasad (QS 5 : 88), Akal (QS 3 : 190 - 191), dan Ruh (QS 73 : 1 - 20). sehingga kita senantiasa beraktivitas hanya berorientasi hanya kepada Allah SWT dengan selalu merasa diawasi Allah SWT dalam pelaksanaannya. Agar kita tidak termasuk dalam orang - orang yang merugi sia-sia amalannya, seperti yang dinyatakan dalam Qur'an surat Al-A'raf ayat 179 tersebut.

Validasi Metode UJi

PENGERTIAN VALIDASI METODE UJI 


         Kegiatan laboratorium dan tata cara untuk menentukan karakteristik kinerja dari metode analisis dalam hubungannya untuk kebutuhan spesifik laboratorium penggunanya.

         Suatu proses untuk mengkonfirmasi bahwa suatu metode mempunyai unjuk kerja yang konsisten , sesuai dengan apa yang dikehendaki dalam penerapan metode tersebut.

         Konfirmasi melalui pengujian dan pengadaan bukti yang objektif bahwa persyaratan tertentu untuk suatu maksud khusus dipenuhi.


PARAMETER UNJUK KERJA METODE  : 

         Konfirmasi identitas, selektifitas, spesifisitas
         Limit deteksi: LDI; LOQ; MDL; dan lain-lain
         Daerah linier pengukuran (linieritas)
          Daerah kerja
         Sensitivitas
         Akurasi (ketepatan, accuracy) dan Kebenaran (trueness): bias; recovery
         Presisi : Repeatability, Presisi Intermediate;  dan Reproducibility
         Ruggedness/Robust-ness metode
         Ketidakpastian (uncertainty)


STATISTIK DASAR PADA PENGOLAHAN DATA VALIDASI METODE UJI :
 

·         Teori Membuang Data (Seleksi Data) : Uji Dixon; Grubs; Cochran
·         Nilai Rata-Rata
·         Standar Deviasi (SD)
·         Relative Standar Deviasi (%RSD)
·         CV (covariance)
·         Uji F
·         Uji t : untuk suatu kumpulan data dibandingkan dengan nilai tunggal atau membandingkan dua kumpulan data
·         Koefisien Korelasi (Kurva Linier)


K

PENDIDIKAN KIMIA ANALISIS DI AKA BOGOR

PENGERTIAN ILMU KIMIA DAN KIMIA ANALITIK
 

Ilmu kimia adalah ilmu yang mempelajari bahan atau sampel dan energi serta perubahannya akibat interaksi antara materi dan energi tersebut atau ilmu yang mempelajari sifat alami (sifat kimia dan sifat fisika), komposisi, dan perubahan dari suatu bahan. Sehingga dengan demikian ilmu kimia merupakan ilmu pengetahuan yang ditandai dengan adanya perubahan struktur molekul dan/atau atom suatu bahan akibat proses kimia yang terjadi disertai proses fisika. Sebagai contoh ; zat A akan bereaksi dengan zat B, jika salah satu atau kedua  zat tersebut bergerak dan bertemu yang disertai oleh perpindahan energi. Mempelajari ilmu kimia akan baik jika disertai dengan mempelajari ilmu fisika, karena cabang ilmu fisika seperti Sinar/Optik, Mekanika, Elektromagenetik, Termodinamika, dan Kinetika erat dengan kimia analitik.

Ilmu kimia analitik adalah ilmu kimia yang mempelajari dan mengembangkan metode, instrumen serta strategi untuk memperoleh informasi kualitatif, kuantitatif dan/atau spesiasi zat serta komposisinya dalam suatu bahan/sampel. Pengertian komposisi dapat merupakan jenis bahan (protein, lemak, dan karbohidrat, asam), jenis molekul (asam klorida, sisteina, lesitin), jenis unsur (hidrogen, nitrogen, dan oksigen), dan jenis ion (ion sulfat, klorida, dan hidroksida) atau jenis struktur kristalografi, molekuler, dan atom (isotop). Analisis kimia adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui, menentukan jenis dan/atau jumlah serta spesiasi suatu zat dalam suatu bahan. Namun seiring perkembangan  ilmu pengetahuan dan tingkat pendidikan masyarakat yang semakin baik berdampak pada kesadaran masyarakat akan pentingnya mutu produk yang dikonsumsinya. Hal ini menuntut industri lebih memperhatikan mutu produk yang dihasilkan, terutama yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan konsumen. Oleh karena itu, industri berupaya untuk senantiasa meningkatkan sistem penjaminan mutu produk yang dihasilkannya 
Ilmu kimia analitik dituntut tidak hanya sekedar untuk mengetahui jenis dan jumlah suatu zat dalam suatu bahan, namun berkembang menjadi suatu disiplin ilmu yang mengembangkan dan menerapkan suatu metode uji, instrumen, dan strategi untuk mendapatkan informasi mengenai komposisi (kualitatif, kuantitatif, struktur kimia, dan spesiasi) dan sifat materi yang mengacu kepada kerangka metrologi (proses pengukuran). 


SEKELUMIT PENDIDIKAN KIMIA ANALISIS DI AKADEMI KIMIA ANALISIS  BOGOR

Akademi Kimia Analisis (AKA) didirikan di Bogor pada tahun 1959 oleh Departemen Perindustrian Rakyat untuk menyelenggarakan program Sarjana Muda dengan tujuan untuk menyediakan analis tingkat akademi yang diperlukan oleh Balai Penelitian Kimia Bogor (sekarang Balai Besar Industri Agro Bogor). Sejak tahun 1981 berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Perindustrian serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 278/M/SK/VI/81 dan Nomor 0186/U/1981, AKA dinyatakan sebagai lembaga pendidikan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan profesional program Diploma III. Saat ini AKA Bogor adalah salah satu perguruan tinggi milik Departemen Perindustrian. Sebagai unit pendukung perindustrian, tugas AKA adalah untuk menyediakan SDM Kimia Analisis yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan dan mengembangkan industri. Untuk menjadi negara industri maju, industri memerlukan tambahan SDM Kimia Analisis yang cukup besar dari segi jumlah maupun dari segi kualitas dan tingkat keahlian.



Sasaran tingkat keahlian pendidikan ini adalah kemampuan analisis kimia secara mandiri, mampu mengembangkan keahliannya, mampu membina bawahannya dan memiliki dasar keahlian manajerial. Lulusan AKA berhak menggunakan sebutan Ahli Madya (A.Md.).




Visi AKA Bogor

Perguruan Tinggi yang mandiri dan unggul dalam menghasilkan tenaga professional dan kompeten di bidang kimia analisis dan terapannya serta menjadi mitra industri dalam pemecahan masalah.
 

Misi AKA Bogor
1.    Meningkatkan kualitas sumberdaya AKA 
2.    Meningkatkan daya saing lulusan 
3.    Mengembangkan profesionalisme sumber daya manusia industri
4.   Meningkatkan kerjasama dengan dunia industri, terutama dalam pemecahan masalah
5. Mengembangkan layanan diluar pendidikan formal untuk meningkatkan kemandirian
Disamping memiliki kemampuan tersebut, lulusan AKA diharapkan memiliki :



1. Komitmen dan dedikasi terhadap tugas, kemauan kerja keras serta cermat dalam melakukan pekerjaan di laboratorium kimia;

2.  Kepercayaan diri, kemandirian, kemampuan mengambil keputusan, tanggung jawab dan loyal kepada otoritas dan tugas;

3.  Motivasi berpretasi, cekatan, aktif, inovatif, kreatif dan mudah beradaptasi di lingkungan  kerja.

Saat ini AKA merupakan salah satu perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Perindustrian dengan kondisi sebagai berikut :

1.    Kurikulum relevan dengan kebutuhan industri, karena dikembangkan

dengan melibatkan industri.

2.    Terakreditasi A dari BAN PT

3.    Menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU).

4.   Lulusan terserap dengan baik oleh industri, dengan masa tunggu maksimal enam bulan setelah wisuda Tersertifikasi ISO 9001:2008 untuk unit pendidikannya

5. Laboratorium Uji AKA (LU-AKA) Terakreditasi ISO 17025:2005oleh KAN (Komite Akreditasi Nasional)



AKA memperhatikan perkembangan industri, baik di wilayah DKI, Jawa Barat, maupun seluruh wilayah Indonesia, untuk itu AKA melakukan pengembangan diantaranya sebagai berikut :

1.    Mengembangkan tiga konsentrasi baru, yaitu : analisis instrument, analisis farmasi, dan analisis kimia lingkungan.

2.    Mengembangkan lembaga sertifikasi pihak I (LSP PI).

3.    Menerapkan sistem blok pada perkuliahan.

4.    Meningkatkan kualitas SDM AKA.

5.    Mengembangkan prasarana laboratorium.

6.    Melengkapi peralatan laboratorium








AKA Bogor sudah menghasilkan 4566 lulusan. Lebih dari 54% sudah bekerja sebelum menyelesaikan pendidikan dan sisanya sekitar 46% bekerja dalam kurun waktu kurang dari enam bulan setelah kelulusan. Jumlah lulusan yang telah melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan Strata-1 lebih dari 30%, lebih dari 8% telah melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan Strata-2, dan sekitar 2% pada pendidikan Strata-3.



Lulusan AKA bekerja di dalam dan luar negeri di berbagai sektor perekonomian, diantaranya :

  • Sektor Industri : seperti industri-industri kimia, industri hasil pertanian/ hutan/ perkebunan/ peternakan/ perikanan, industri logam/ bahan galian/ pertambangan, industri farmasi/ kosmetik, industri aneka dan industri strategis.

  • Sektor perdagangan : seperti perdagangan bahan-bahan kimia, perdagangan alat-alat laboratorium dan instrumen analitik, laboratorium pengujian mutu barang, pemasok bahan baku industri, dan jasa konsultan penggunaan bahan kimia dan anti korosi.

  • Balai-balai penelitian : seperti Balai Besar dan Balai Industri di lingkungan Departemen Perindustrian, Balai dan Puslitbang di lingkungan LIPI, Puspiptek, BATAN, Deptan, Dephut, Depkes, Kepolisian, Hankam, dan lain-lain.

  • Pengendalian Pencemaran Lingkungan : seperti di laboratorium Bapedal, PPLH, universitas-universitas, dan koordinator proses unit limbah di berbagai industri.

  • Sektor pendidikan : sebagai tenaga pengajar kimia di SLTA, instruktur/asisten praktikum perguruan tinggi, dan asisten dosen.

  • Wiraswasta : antara lain dengan mengolah bahan baku lokal agar memiliki spesifikasi mendekati bahan impor.


SARANA DAN PRASARANA


Kampus Akademi Kimia Analisis berlokasi di dua tempat. Kampus I di Jalan Pangeran Sogiri No. 283 Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, dan kampus II di Jl. Ir. Juanda No.7 Bogor. 
Kampus I Terdiri atas  :
  • pusat administrasi, 
  • pusat perkuliahan, 
  • dan laboratorium, yang masing-masing bangunan memiliki tiga lantai. 
  • gedung olahraga indoor, 
  • aula,   
  • gedung gudang, 
  • bengkel, 
  • unit pengolahan limbah laboratorium, 
  • mesjid 
  • dan klinik. 
  • Ruang kuliah tersedia 13 lokal dan 8 laboratorium termasuk laboratorium komputer dan bahasa serta satu laboratorium untuk penelitian. Kampus II terdiri dari 3 (tiga) ruang kuliah dan 3 (tiga) laboratorium.



AKA memiliki berbagai peralatan analisis (instrumen analitik) yang digunakan untuk kegiatan praktikum mahasiswa, antara lain : 
  • kromatograf cair kinerja tinggi (HPLC), 
  • kromatograf lapisan tipis kinerja tinggi (HPTLC), 
  • kromatograf gas (GC),
  • kromatograf mass - spect (GC-MS)
  • spetrofotometer serapan atom (SSA)
  • spektrofotometer infra red (IR), 
  • spektrofotometer ultra violet/tampak,  
  • fotometer nyala 
  • dan peralatan untuk analisis parameter lingkungan (peralatan sampling lingkungan)

PROGRAM PENDIDIKAN TIGA TAHUN DIPLOMA KIMIA ANALISIS

Beban Studi

Beban studi di AKA pada rentang 116 - 118 SKS yang terdiri atas 113  SKS mata kuliah wajib dan 3 - 5 SKS mata kuliah pilihan.  

Sistem Pendidikan AKA

Di dalam penyelenggaraan pendidikan, AKA menerapkan sistem terpaket pada tiga semester pertama dan sistem kredit untuk semester selanjutnya sesuai dengan peminatan konsentrasi (Analisis Farmasi, Analisis Lingkungan, atau Analisis Kimia Instrumentasi) yang dipilih.  

Kurikulum AKA


AKA  menerapkan kurikulum berbasis kompetensi, dengan komposisi materi pembelajaran: 45% kompetensi teknis, 25% kompetensi konseptual, 15% kompetensi integratif, dan 15% gabungan kompetensi kontekstual, adaptif dan komunikasi interpersonal.  Kurikulum ini juga mencakup kurikulum inti dan institusional yang dipersyaratkan.