PERLAKUAN AWAL (PREPARASI) TERHADAP SAMPEL SEBELUM ANALISIS
Tujuan
preparasi sampel :
a.
Pemekatan analit
b.
untuk memperoleh larutan yang homogen, dan meningkatkan
keterukuran analit melalui perubahan bentuk, reaksi kimia, derivatisasi, agar
kompatibel dengan metode analisis yang digunakan.
c.
untuk menghilangkan komponen pengganggu analisis
melalui pemisahan, pemurnian (clean-up, filtrasi, dan lain-lain)
d.
melindungi instrumen ukur dari kerusakan dan
kontaminasi
Perlakuan
terhadap sampel sangat tergantung pada :
a.
Jenis sampel
b.
Kadar analit dalam sampel
c.
Metode analisis yang digunakan (kesesuaian
metode)
d.
Kualitas hasil analisis yang dipersyaratkan
(akurasi dan presisi); jika recovery tidak kuantitatif, maka penyiapan sampel
harus dilakukan secara berulang kali dengan hati-hati agar tidak terjadi
kehilangan analit.