Sabtu, 03 November 2012

POTENSI EKSTRAK TANAMAN Tinospora crispa (BROTOWALI) SEBAGAI OBAT ANTIMALARIA



by Inda Mapiliandari and Herawati, 2003
ABSTRAK Telah dilakukan penelitian potensi ekstrak tanaman Tinospora crispa Miers  ex Hook.F. & Thoms (brotowali) suku Menispermaceae sebagai obat antimalaria, yang bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak (daun, batang dan akar) tanaman Tinospora crispa (Brotowali) sebagai obat anti malaria. Kegiatan penelitian meliputi: sampling, determinasi tanaman brotowali, Uji hayati (pengujian aktivitas antimalaria) terhadap tiap-tiap bagian tanaman brotowali (daun, batang dan akar) dan uji fitokimia. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa potensi ekstrak tanaman brotowali (Tinospora crispa (L.) Miers) sebagai obat antimalaria  terdapat pada ekstrak metanol batang brotowali. Pada hari ke-3 terdapat 0,7 % jumlah parasit yang hidup untuk  1 μg ekstrak metanol batang brotowali yang diberikan ke media kultur. Daya aktivitas antimalaria terbaik diberikan oleh ekstrak batang tanaman brotowali disbanding senyawa baku (pil kina) sebagai obat antimalaria. Sedangkan untuk uji fitokimia pada ekstrak batang brotowali terkandung senyawa : alkaloid, tanin, flavanoid, dan glikosida 


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar