by Inda Mapiliandari and Herawati, 2003
ABSTRAK Telah dilakukan penelitian
potensi ekstrak tanaman Tinospora crispa
Miers ex Hook.F. & Thoms (brotowali)
suku Menispermaceae sebagai obat antimalaria, yang bertujuan untuk mengetahui
potensi ekstrak (daun, batang dan akar) tanaman Tinospora crispa
(Brotowali) sebagai obat anti malaria. Kegiatan penelitian meliputi: sampling,
determinasi tanaman brotowali, Uji
hayati (pengujian aktivitas antimalaria) terhadap tiap-tiap bagian tanaman
brotowali (daun, batang dan akar) dan uji fitokimia. Hasil penelitian
menunjukkan, bahwa potensi ekstrak tanaman brotowali (Tinospora crispa (L.) Miers) sebagai obat antimalaria terdapat pada ekstrak metanol batang
brotowali. Pada hari ke-3 terdapat 0,7 % jumlah parasit yang hidup untuk 1 μg ekstrak metanol batang brotowali yang
diberikan ke media kultur. Daya aktivitas antimalaria terbaik diberikan oleh
ekstrak batang tanaman brotowali disbanding senyawa baku (pil kina) sebagai obat antimalaria.
Sedangkan untuk uji fitokimia pada ekstrak batang brotowali terkandung senyawa
: alkaloid, tanin, flavanoid, dan glikosida
Tidak ada komentar:
Posting Komentar